Globalisasi

In: Business and Management

Submitted By ziraa
Words 936
Pages 4
Jelaskan kenapa faktor globalisasi menjadi semakin penting kepada syarikat masa kini? Beri dan jelaskan empat kebaikan atau faedah kepada syarikat yang memasuki pasaran global.

Menurut Kamus Bahasa, globalisasi merupakan fenomena yang menjadikan dunia mengecil dari segi perhubungan manusia. Hal ini mungkin kerana perkembangan teknologi yang berkembang dengan pesat. Menurut cendikiawan barat pula, globalisasi adalah satu proses kehidupan yang serba luas, tidak terbatas dan merangkumi segala aspek kehidupan seperti politik, sosial dan ekonomi yang dapat dinikmati oleh seluruh umat manusia di dunia ini. Manakala menurut Smith, globalisasi adalah proses dimana dunia menjadi semakin terhubung (interconnected) di antara satu sama lain.
Globalisasi merupakan perkembangan kontemporari yang mempunyai pengaruh dalam mendorong kemunculan pelbagai kemungkinan tentang perubahan dunia yang akan berlangsung. Pengaruh globalisasi dapat menghapuskan pelbagai bentuk halangan, sekatan, peraturan dan rintangan terutama sekali kepada syarikat-syarikat masa kini yang menjadikan dunia semakin terbuka dan saling bergantung (memerlukan) antara satu sama lain.
Maka dapat dikatakan bahawa globalisasi membawa perspektif baru tentang konsep "Dunia Tanpa Batas" atau "Dunia Tanpa Sempadan" yang pada masa kini menjadi realiti dan sangat mempengaruhi perkembangan budaya dan membawa perubahan baru dan pelbagai aspek, khususnya politik, ekonomi dan sosial.
Faktor globalisasi menjadi semakin penting kepada syarikat masa kini kerana dalam sistem ekonomi global, tiada negara yg mempunyai ekonomi yg lengkap. Setiap negara perlu bergantung antara satu sama lain demi mewujudkan keadaan saling melengkapi agar sesebuah perniagaan lebih pantas berkembang. Kekurangan dlm sesebuah negara akan ditampung oleh kelebihan yang ada di negara yg lain ia dapat meluaskan pasaran sesebuah perniagaan.
Melalui…...

Similar Documents

Diplomasi Publik

...Diplomasi publik yang dilakukan Indonesia pada era SBY tidak hanya berbentuk diplomasi ke dunia internasional, namun juga kepada publik negara tersebut . Diplomasi publik yang dilakukan oleh aktor-aktor non-pemerintah diharap akan membantuk aktivitas diplomasi yang tidak dapat diselesaikan oleh diplomat resmi utusan negara. Pada era SBY, diplomasi tidak hanya dilakukan antar pemerintah. Namun juga dilakukan dari pemerintah ke publik juga dilakukan antar publik satu negara bahkan berbeda negara. Di era SBY ini, salah satu fungsi dari diplomasi publik adalah menjembatani apa yang sedang terjadi di dunia internasional kepada publik suatu negara. Selain karena era globalisasi yang membuat arus informasi mengalir hampir tanpa batasan, pemerintah juga berperan untuk menginformasikan apa yang terjadi di dunia internasional kepada masyarakat. Misalnya saja mengenai isu perubahan iklim, ketika suhu bumi ini semakin meningkat, es kutub mulai mencair, dan pengurangan luas hutan besar-besaran. Ketika dunia internasional melakukan kampanye penyelamatan lingkungan, pemerintah Indonesia juga melakukan pengetatan kebijakan penebangan hutan. Ini adalah contoh diplomasi publik antara pemerintah kepada publik. Mengenai contoh diplomasi publik antar masyarakat, dapat dilihat contohnya dari penggunaan media massa. Dapat dirasakan bahwa media massa adalah salah satu alat yang paling efektif dalam mempengaruhi pemikiran masyarakat, sehingga bisa dibilang bahwa media massa adalah salah satu media...

Words: 449 - Pages: 2

Global Stumble

...Abstact : Case ini menceritakan bagaimana proses sebuah perusahaan yang akan menuju globalisasi, apa yang harus dipersiapkan,serta bagaimana seharusnya sebuah perusahaan bertindak untuk menghadapi situasi tersebut. Nomura Holding inc adalah salah satunya. Nomura Holding Inc adalah sebuah perusahaan brokerage yang sangat sukses. Saat ini, perusahaan ini akan mencoba untuk ‘go global’ dengan cara membeli saham dari sebuah perusahaan yaitu, Lehman’s brothers company. Beberapa rintangan dihadapi oleh perusahaan ini dalam usahanya menuju globalisasi. Introduction: Nomura Holding Inc adalah sebuah perusahaan yang didikan di jepang pada tahun 1925, yang bergerak di bidang perbankan, seperti broker-dealer, penyedia investasi, jasa keuangan yang terkait dengan individual, nasabah institusi dan pemerintah pada basis global dengan penekanan pada bisnis sekuritas. Pada tahun 2008, tepatnya pada tanggal 15 september 2008 sebuah perusahaan yang bergerak dibidang yang sama dengan Nomura, Lehman’s Brother Company, yang berposisi di Amerika Serikat dinyatakan bangkrut. Lehman’s Brother Company mendapat perlindungan kebangkrutan chapter 11. Pada bulan oktober, Nomura Holding Inc, secara resmi mengumumkan, bahwa ia telah mendapat hak monopoli atas kepemilikan lehman’s brother di wilayah Asia-Pasific serta karyawan Lehman. Nomura membayar $225 juta untuk kepemilikan tersebut. Untuk Nomura, ini adalah waktu yang tepat untuk memperkuat perluasan strategi global. Namun, beberapa halangan......

Words: 456 - Pages: 2

Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Pemersatu Bangsa

...secara bersamaan dengan BI menghadapi arus globalisasi. Kenyataan menunjukkan bahwa tidak ada persaingan antara BI dan BD. Oleh karena itu, pemerintah tidak ragu-ragu mengonsepkan kurikulum muatan lokal yang memberikan peluang bagi sekolah-sekolah untuk mengajarkan BD di daerah masing-masing. 2. Identitas BangsaSosok yang menunjukkan bahwa dia adalah Indonesia, baik sebagai negara maupun sebagai bangsa, berwujud dalam dua kenyataan, yakni BI yang menampakkan diri sebagai identitas fonik dan merah putih serta Garuda Pancasila sebagai wujud fisik. Jika kita berada di luar negeri, lalu ada bunyi yang kita dengar, misalnya "oh kakiku", serta merta kita mengatakan, ia adalah orang Indonesia tidak peduli, apakah ia orang Batak, Dayak, atau orang Saparua. Demikian pula, kalau kita melihat sebuah gedung, lalu di situ berkibar bendera merah putih, dan di depan pintunya ada gambar garuda, kita dapat memastikan bahwa gedung tersebut adalah gedung perwakilan RI. Hal yang sama, jika kita menyaksikan pasukan multibangsa, lalu ada pasukan yang baretnya ada pita kain merah putih, dan di dada atau di lengan anggota pasukan tersebut ada lambang garuda, kita dapat memastikan bahwa pasukan tersebut adalah pasukan RI. Dalam kaitan ini kita patut berbangga kepada Presiden kita karena hampir dalam setiap kesempatan selalu menggunakan BI yang ternyata lebih memantapkan identirtas bangsa adalah pergaulan internasional. 3. Arus GlobalisasiArus globalisasi menimbulkan pengubah sosial yang menurut......

Words: 2391 - Pages: 10

Indonesia: Krisis Identitas

...celana Jeans, menggunakan iPod, atau bahkan menginvestasikan waktu luang mereka di Starbucks Coffee. Berikut adalah gagasan-gagasan untuk memahami fokus makalah kami: 1) Apa itu Budaya? 2) Apa itu proses Globalisasi Budaya? 3) Faktor-faktor apa saja yang mendorong proses Globalisasi Budaya? 4) Apa dampaknya pada Kebudayaan dan Identitas Nasional Indonesia? 1.3 TUJUAN dan MANFAAT Berdasarkan pengantar dan rumusan masalah yang ada di atas, makalah ini kami susun dengan tujuan : 1) Memahami makna kata Budaya. 2) Mengetahui bagaimana terjadinya proses Globalisasi Budaya. 3) Mengetahui faktor-faktor yang mendorong terjadinya proses Globalisasi Budaya. 4) Mengetahui dampak globalisasi terhadap Kebudayaan dan Identitas Nasional Indonesia. BAB II LANDASAN TEORI Makalah kami berjudul “Globalisasi: Krisis Identitas”, dimana yang menjadi fokus utamanya adalah budaya. Kami ingin menegaskan, bahwa globalisasi terhadap budaya dalam konteks globalisasi budaya tidak menyebabkan hilangnya budaya itu sendiri. Selain itu, mengingat bahwa dunia terus berkembang, seringkali budaya dikaitkan dengan globalisasi. Maka, didalam makalah ini akan erat kaitannya terhadap globalisasi budaya, dan membawa anda untuk memahami secara ringkas bahwa globalisasi budaya tidak terlalu buruk seperti yang dibayangkan. Dalam pranala Wikipedia, didapatkan arti dari budaya sebagai berikut: “Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang......

Words: 3155 - Pages: 13

Titas

...ABSTRAK Sejarah menunjukkan bahawa sebelum kedatangan globalisasi moden, umat Islam dan masyarakat Asia mempunyai versi dan pemahaman yang tersendiri mengenai globalisasi. Semasa era kegemilangan Islam dan perkembangan globalisasi Islam secara tidak langsung telah banyak memberi manfaat kepada penjajah atau kuasa Barat dengan mendominisasi segala aspek dan kerja-kerja akademik yang dihasilkan oleh ahli-ahli sains Islam dan ulama. Globalisasi moden yang bermula semasa era penjajahan Barat di Timur kini telah tersebar hampir ke segenap pelusuk dunia. Globalisasi atau Dunia Tanpa Sempadan merupakan satu cabaran bentuk baru dimana cetusan globalisasi yang dikatakan bermula daripada Revolusi Perindustrian yang berlaku di Eropah seawal kurun ke-15. Walaupun selalu disebut oleh para pemimpin negara dan dibincangkan melalui media massa, tidak ramai yang memahami kesan sebenar globalisasi terhadap kehidupan mereka yang mana umat Islam dan asia hari ini juga terdedah dengan ancaman-ancaman dari segi konteks politik, ekonomi, media, budaya, pemikiran serta nilai-nilai dan etika yang telah lama wujud dalam kehidupan masyarakat Islam dan Asia. Globalisasi moden telah membawa perubahan radikal terhadap masyarakat Islam dan Asia secara-am nya. Bagi masyarakat Islam, globalisasi sama seperti penjajahan semula. Namun, sejauh manakah kesan positif globalisasi yang diperkatakan oleh kuasa Barat dalam membangunkan sesebuah negara dari semua aspek manusiawi mahupun duniawi perlu diperhalusi.......

Words: 272 - Pages: 2

Summary Business Ethics Velasquez Chapter 1

...dalam bisnis Isu etika dalam bisnis Bisnis dan relativism etis Bisnis dan relativism etis Perbedaan antar negara Perbedaan antar negara Globalisasi dan etika bisnis Globalisasi dan etika bisnis Keterangan: Teknologi dan etika bisnis Teknologi terdiri atas metode, proses, dan alat yang ditemukan manusia untuk memanipulasi dan mengendalikan lingkungan mereka. Bisnis kontemporer secara terus menerus dan radikal diubah oleh evolusi teknologi baru yang cepat yang memunculkan persoalan etis baru bagi bisnis, misalnya Revolusi Agrikultur, manusia mengembangkan teknologi pertanian yang memungkinkan mereka berhenti mengandalkan perburuan  dan keuntungan berburu. Isu internasional dalam etika bisnis Isu penting yang dimaksud adalah isu yang muncul di dalam batas nasional satu negara. Terdapat beberapa isu etika bisnis yang muncul di area internasional. Globalisasi dan etika bisnis Banyak isu dalam etika bisnis saat ini yang berhunungan dengan fenomena globalisasi, salah satunya sebagian besar perusahaan saat ini merupakan perusahaan multinasional, yaitu perusahaan yang menjalankan pemanufakturan, pemasaran, jasa dan operasi administrative dibanyak negara. Karena beoperasi di negara yang berbeda, perusahaan semacam ini menghadapi sejumlah permasalahan etis yang layak mendapatkan penjelasan khusus. Perbedaan antar negara Globalisasi juga memaksa perusahaan untuk beroperasi di negara dengan hukum, pemerintah, praktik, tingkat pengembangan, dan pemahaman yang......

Words: 855 - Pages: 4

1malaysia

...semangat kebangsan serta membangunkan sumber manusia bersesuaian dengan keperluan negara kita dalam menghadapi cabaran globalisasi. Konsep Satu Malaysia akan membawa aspirasi untuk memperkukuhkan hubungan kaum bagi memastikan rakyat Malaysia dapat menjalin perpaduan yang lebih erat  sebagaimana kehendak  prinsip Rukun Negara. Perkara yang perlu diwujudkan dalam semangat perpaduan adalah perasaan hormat menghormati dan sikap saling mempercayai antara kaum. Rakyat perlu memahami dan mengamalkan bahawa segala tindakan perlulah mengutamakan kepentingan negara. Semua kaum perlu menganggap bahawa mereka adalah bangsa Malaysia di mana segalanya perlu dinikmati secara bersama. Malaysia adalah negara kita di mana tidak ada masyarakat atau kaum yang akan dipinggirkan daripada menikmati  pembangunan dan pembelaan daripada kerajaan. Nilai-nilai murni ini diharap dapat menyatu padukan rakyat Malaysia dengan fikiran dan tindakan yang menjurus kepada satu matlamat iaitu untuk negara. Melalui konsep ‘Satu Malaysia’ ini tidak akan wujud perasaan tidak berpuas hati kepada mana-mana kaum kerana semua rakyat adalah Bangsa Malaysia dan Rakyat Malaysia yang mempunyai satu hala tuju dan cita rasa untuk bersama memajukan negara. Pembinaan negara bangsa bagi sebuah negara berbilang kaum seperti Malaysia adalah amat penting terutama dalam era globalisasi yang membenarkan pengaliran secara bebas dan pantas bukan sahaja maklumat, modal serta manusia tetapi juga sistem......

Words: 2582 - Pages: 11

Summary Global War for Talent

...menurun, dan ukuran yang tidak proporsional dari generasi baby-boom adalah kekuatan demografi utama yang mendorong perubahan dalam populasi dan supply tenaga kerja. Selain perubahan demografi, globalisasi, dengan meningkatnya integrasi ekonomi antar negara, mempengaruhi supply tenaga kerja dan perang talent. Kedua, meningkatnya mobilitas. Kompetisi tenaga kerja global dan mobilitas antar perbatasan negara menjadi mungkin dengan menurunnya barrier emigrasi dan imigrasi, dan dengan lebih bersedianya orang untuk pindah keluar negara mereka. Ketiga, perubahan transformasional lingkungan usaha, skill, dan budaya. Perpindahan dari ekonomi berbasis produk ke ekonomi berbasis pengetahuan merupakan perubahan fundamental dalam bisnis yang berpengaruh terhadap “global war of talent”. Perusahaan menyewa lebih banyak pekerja untuk pekerjaan kompleks yang membutuhkan kemampuan kognitif yang lebih tinggi. Penelitian juga menunjukkan bahwa spesialisasi, globalisasi, dan teknologi bertumbuh lebih cepat di negara berkembang. Keempat, ialah keragaman. Perusahaan beroperasi dalam lingkungan yang terglobalisasi dan harus mengelola populasi karyawan, pasar, budaya, dan jenis pekerjaan yang bermacam-macam. Masalah kultur dan konflik menjadi tantangan bagi organisasi multinasional, sementara migrasi dan globalisasi pelanggan, pemasok, dan investor menjadi tantangan bagi perusahaan domestik. Reassessing the “war for talent” “The war for talent” didasarkan tiga asumsi penting: kemampuan individu......

Words: 958 - Pages: 4

Kwn Globalisasi

... TRIGER KASUS : GLOBALISASI KP F KELOMPOK 9,2,6, dan 8 ANGGOTA KELOMPOK : 1. HALINDA SARASWATI 24 2. DEVIE YERINA PUTRI 14 3. NOFI IKA NURIZZA 02 4. ANGELITA MUHAMMAD 17 5. SARI ANGRIANI 01 6. AMILLA PRABAWATY 05 7. ISMI FATMALA 06 8. PUTRI WIJAYANTI 9. FARCHANDIKA 54 10. IRMA DEFANI 58 11. RENDRA TUA SAMOSIR 59 12. DESI TELIANA SILIM 09 13. ANNISA DIENI EKA PUTRI 10 14. ARIDA INTAN KUMALASARI 13 15. NOVIANA ISMAYANTI 16 FAKULTAS BISNIS DAN EKONOMIKA UNIVERSITAS SURABAYA 3 JUNI 2015 I PENDAHULUAN Sekilas Mengenai Globalisasi Globalisasi berasal dari kata globe yang berarti dunia. Secara sederhana, globalisasi dapat diartikan sebagai suatu proses yang mendunia. Pengertian globalisasi adalah masuknya atau meluasnya pengaruh dari suatu wilayah/negara ke wilayah/negara lain dan atau proses masuknya suatu negara dalam pergaulan dunia. Proses globalisasi mengandung implikasi bahwa suatu aktifitas yang sebelumnya terbatas jangkauannya secara nasional, secara bertahap berkembang menjadi tidak terbatas pada suatu negara. Globalisasi menunjukkan semakin meningkatnya ketergantungan antarindividu dan antarmasyarakat di seluruh dunia.Jadi, pengertian globalisasi adalah menyatunya negara-negara yang ada di dunia menjadi satu negara yang sangat besar tanpa mengenal batas. Salah satu penyebab terjadinya globalisasi adalah......

Words: 1621 - Pages: 7

Ekonomi Kerakyatan Dalam Era Globalisasi

...EKONOMI KERAKYATAN DALAM ERA GLOBALISASI Bahasa: Indonesia Penulis: Mubyarto Judul Jurnal: Jurnal Ekonomi Rakyat Nomor: Th. I - No. 7 - September 2002 Bidang: IlmuEkonomi Kata Kunci: Ekonomi, globalisasi Abstrak Pada waktu itu (1979) kami ajukan ajaran ekonomi alternatif yang kami sebut Ekonomi Pancasila. Mengapa tidak dipakai konsep Ekonomi Pancasila? Ringkasan dan Implikasi Pakar-pakar ekonomi Indonesia yang memperoleh pendidikan ilmu ekonomi “Mazhab Amerika”, pulang ke negerinya dengan penguasaan peralatan teori ekonomi yang abstrak, dan serta merta merumuskan dan menerapkan kebijakan ekonomi yang menghasilkan pertumbuhan, yang menurut mereka juga akan membawa kesejahteraan dan kebahagiaan bagi rakyat dan bangsa Indonesia. Keangkuhan dari pakar-pakar ekonomi dan komitmen mereka pada kebijakan ekonomi gaya Amerika merupakan kemewahan yang tak dapat lagi ditoleransi Indonesia. Praktek-praktek perilaku yang diajarkan paham ekonomi yang demikian, dan upaya mempertahankannya berdasarkan pemahaman yang tidak lengkap dari perekonomian, hukum, dan sejarah bangsa Amerika, mengakibatkan terjadinya praktek-praktek yang keliru secara intelektual yang harus dibayar mahal oleh Indonesia. UGM telah memutuskan membuka Pusat Studi Ekonomi Pancasila (PUSTEP) untuk menghidupkan kembali tekadnya mengembangkan sistem Ekonomi Pancasila yang berawal pada tahun 1981 ketika Fakultas Ekonomi UGM mencuatkan dan menggerakkan pemikiran-pemikiran......

Words: 1255 - Pages: 6

Tugas Ib 1

...A. Tidak, karena dengan adanya efek globalisasi terhadap MNE membawa dampak ekonomi yang besar di tiap negara di mana perusahaan tersebut beroperasi. Selain itu, dengan adanya aktifitas global dari MNE, hal tersebut dapat membantu komunitas lokal mendapat nketramplan baru dan bayaran yang cenderung lebih besar daripada lokal. Malah multinasonal enterprise harusnya sudah mampu memenuhi kewajibannya dengan baik karena tentu sudah berpengalaman membangun usaha di negaranya masing-masing. Misalnya Mosanto : Membangun ekonomi masyarakat sekitar pabriknya (meningkatkan kesehatan dan pendidikan), rela untuk rugi, sebelum akhirnya mulai untung puluhan tahun kedepan. B.Social: Gaji rendah, LG berusaha untuk merekrut karyawan di sekitarnya. Lingkungan : NIKE yang membuat produk yang berkesinambungan C. Unintended : COCA COLA accused depleting local water source and contaminating underground water. http://www.academia.edu/1350069/Unintended_consequences_of_business_with_4_billion_Lessons_learned_from_first_generation_BOP_strategies Dampak globalisasi dan MNE membawa dampak baik bagi para pelaku usaha maupun komunitas lokal. Menguntungkan karena: Perusahaan internasional cenderung memberi wages yang lebih besar (minimal setara UMR) Pajak yang lebih besar ( membawa dampak yang baik kepada GDP negara Resource diambil dari local society. Memberi lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal. Dengan demikian, standard hidup dan daya beli masyarakat juga dapat meningkat.......

Words: 276 - Pages: 2

Bisnis

...(Fleming 1999). Millman (1996) dilihat GAM sebagai respon terhadap perubahan struktural dalam lingkungan. Montgomery dan Yip (2000) memberikan pertama sampel besar bukti tentang luasnya penggunaan GAM oleh perusahaan multinasional, menemukan meningkatnya permintaan untuk GAM dan meningkatkan layanan jasa penyediaan GAM oleh pemasok. ________________________________________ Halaman 4 2 Kebutuhan GAM Sejumlah penulis membuat argumen preskriptif bagi pemasok untuk melaksanakan GAM (Napolitano 1998; Wilson 1999) namun belum dikembangkan model atau menguji mereka. Pada lebih tingkat teoretis, Parvatiyar dan Gruen (2001) berpendapat bahwa, apakah perusahaan harus menerapkan GAM, bergantung pada kedua pemasok dan pelanggan panggung globalisasi. Aspek GAM Studi anekdot atau berbagai kasus semua menggambarkan aspek GAM. Selain itu, Harvey et al. (2000) fokus pada masalah personil. Wilson dkk. (2002) memberikan gambaran luas berbagai aspek dari program GAM pelaksana. Montgomery dan Yip (2000) memberikan bukti pada penggunaan aspek spesifik dari GAM. Pelaksanaan GAM Semua penelitian sebelumnya menekankan masalah pelaksanaan GAM. Dalam hal pemasok organisasi, Yip dan Madsen (1996) menyebutkan perlawanan oleh manajer negara dan orang-orang penjualan, dan Arnold dkk. (1999) mencatat masalah sentralisasi dan menggeser keseimbangan kekuatan dari negara-fokus untuk fokus pelanggan. Arnold dkk. (2001) menyoroti berbagai perangkap yang menghasilkan kegagalan untuk menuai......

Words: 3587 - Pages: 15

Asdasdaer

...Tantang Pertama : Mengglobal Dalam rangka untuk tumbuh dan berkembang, banyak perusahaan yang memanfaatkan peluang bisnis di pasar global . Bersaing dengan perusahaan asing telah menjadi titik fokus di era sekarang ini. Globalisasi dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Meskipun globalisasi telah menyebabkan peningkatan standar hidup masyarakat di setengah abad terakhir, perjanjian perdagangan bebas masih menimbulkan perdebata, dimana biaya tenaga kerja lebih murah. Orang-orang kawatir bahwa perdagangn bebas akan dimonopoli oleh perusahaan – perusahaan besar atau negara yang sudah maju. Dengan demikian menimbulkan fokus baru pada perusahaan yaitu CSR atau tanggung jawab sosial perusahaan. para pelamar di perusahaan sekarang lebih mengutamakan perusahaan yang memiliki tindakan CSR yang baik. Dengan adanya pola CSR disinalah timbul peran kepemimpinan HR untuk mempelopori pengembangan dan implementasi corporate citizenship. Efek Globalisasi terhadap HRM Ketika suatu perusahaan membicarakan tentang “mengglobal’, mereka harus siap menghadapi persoalan yang rumit berkaitan dengan geografi, budaya, hukum ketenagakerjaan, dan praktek bisnis yang berbeda. Masalah sumber daya manusia juga melandasi, menyangkut keterampilan dan pengetahuan dan cara terbaik untuk melatih mereka. Tantangan kedua: Menerapkan Teknologi Baru Kemajuan dalam teknologi informasi memberi dampak perusahaan untuk mengambil keuntungan dari ledakan arus informasi. Dengan jaringan komputer, jumlah data...

Words: 1184 - Pages: 5

Critical Theory

...‘the Anti-Globalisation Movement’, (New York: Routledge, 2005), hlm. 17-35. Analisis Perbandingan Critical Theory Pada beberapa dekade terakhir, critical theory berkembang sebagai kritik konstruktif atas aspek-aspek hierarkhis dalam globalisasi seperti kapitalisme, kekuatan korporasi, dan sistem patriarki. Dalam review ini, penulis akan membahas critical theory dan menganalisis perbandingan critical theory dari tiga tokoh, Catherine Eshle, Jill Steans dan Lloyd Pettiford, serta Richard Devetak. Pada bagian awal review, penulis akan menjelaskan critical theory menurut pemikiran Catherine Eshcle. Kemudian, pada bagian berikutnya, pemikiran critical theory dari Jill Steans-Lloyd Pettiford dan Richard Devetak akan disajikan sebagai bahan pembanding. Pada bagian ketiga, penulis akan menyajikan analisis ketiga pemikiran tokoh mengenai critical theory. Pada bagian akhir, penulis akan menarik kesimpulan sebagai penutup review ini. Dalam tulisannya yang berjudul “Constructing ‘The Antiglobalisation Movement”, Catherine Eschle melihat critical theory sebagai sebuah pemikiran anti-globalisasi. Kemudian, Eschle menjelaskan bahwa konstruksi anti-globalisasi juga terwujud dalam bentuk gerakan sosial. Menurut Eschle, gerakan sosial anti-globalisasi tidak memiliki pengertian yang rigid, namun gerakan sosial memiliki sifat yang heterogen dan senantiasa berkembang. Eshcle melihat bahwa penggunaan kata gerakan sosial lebih mengacu pada Ilmu Sosiologi daripada Ilmu Hubungan......

Words: 2339 - Pages: 10

Belilah Barngan Buatan Malaysia

...P ada alaf digital yang mendepani ombak globalisasi ini, Malaysia sudah berjaya berdiri gah sebaris dengan negara-negara maju selepas tamat penjajahan asing selama 446 tahun. Darsawarsa ini, Malaysia telah menjejakkan kaki ke satu ambang yang rancak sekali dan telah mengalami pelbagai anjakan paradigma. Kerajaan mula membuka kawasan perindustrian dalam pelbagai lapangan bagi merancakkan ekonomi negara yang pesat membangun. Situasi ini juga memungkinkan pengeluaran barang buatan Malaysia lebih berkualiti dan setaraf dengan barangan import. B agi menggapai visi kudsi Wawasan 2020 seperti yang diwara-warakan oleh bekas perdana menteri yang keempat, wajarlah sektor perindustrrian disokong sepenuhnya untuk dinaik taraf bagi memenuhi kehendak pasaran. Sektor makanan juga tidak dikecualikan. Oleh itu, kepentingan dalam membeli barangan buatan Malaysia perlu diuar-uarkan dan dipergiat bagi membuka mata rakyat tempatan agar mereka tidak menganaktirikan produk sendiri. Sebagai negara membangun, Malaysia sebenarnya telah banyak menghasil dan mengeluarkan pelbagai barangan serta produk sendiri, misalnya makanan tempatan seperti Nasi Lemak, Roti Canai, Char Kuey Teow yang dihasilkan oleh nusa yang berbilang kaum ini. R akyat Malaysia juga perlulah mengubah tabiat berbelanja. Tabiat pembaziran dan berbelanja melebihi kemampuan pendapatan dikalangan rakyat negara ini yang turut menyimbang kepada penurunan ringgit disebabkan merek mudah memperolehi kemudahan kredit. Berikutan itu,......

Words: 447 - Pages: 2